JAKARTA, KOMPAS.com – Swiss-Belhotel Bogor, Jawa Barat, kini tidak hanya menawarkan kenyamanan dan pelayanan unggul, tetapi juga pengalaman berlibur yang ramah lingkungan. Properti milik subholding PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) tersebut resmi memperkuat penerapan program keberlanjutan (sustainability) yang berfokus pada efisiensi energi, efisiensi air, eliminasi plastik sekali pakai, hingga penggunaan bahan kimia ramah lingkungan.
Direktur Utama PT IKAI, Desra Ghazfan, menegaskan, ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan kerangka kerja Environmental, Social, and Governance (ESG). Menurutnya, langkah ini membuktikan bahwa Swiss-Belhotel telah menjalankan standar untuk mengukur dampak keberlanjutan serta etika bisnis di luar aspek keuangan murni.
Sejalan dengan hal tersebut, Komisaris Independen PT IKAI, Bernardus Djonoputro, menyambut positif peluncuran Circular Laundry and Facility Cleaning Pilot Program yang merupakan hasil kolaborasi Swiss-Belhotel Bogor dan Siklus.
Pria yang akrab disapa Bernie ini menilai inisiatif tersebut memberikan kontribusi ekologis yang luas, terutama mengingat posisi strategis Bogor sebagai wilayah penyangga Jakarta. “Konsep ramah lingkungan ini otomatis bukan hanya mengurangi pencemaran di sekitar Kota Bogor, tetapi juga berdampak positif bagi Ibu Kota Jakarta,” ujar Bernie dalam keterangan resminya, dikutip Kompas.com, Selasa (25/8/2026).
Strategi Jangka Panjang dan Operasional Hijau General Manager Swiss-Belhotel Bogor, Heru Wibowo, menjelaskan, penerapan konsep green hotel ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Langkah ini diambil untuk mendukung program green energy pemerintah sekaligus menyelaraskan operasional hotel dengan standar internasional. Swiss-Belhotel Bogor menjadi pionir di jaringannya yang mengadopsi produk chemical ramah lingkungan dari Siklus.
Penggunaan produk ini mencakup empat area vital operasional hotel, pencucian linen dan perlengkapan kamar, perawatan kebersihan seluruh fasilitas publik, pembersihan area persiapan makanan dan restoran, serta pemeliharaan furnitur dan interior hotel. Produk yang digunakan diformulasikan dari standar kebutuhan rumah sakit sehingga terjamin keamanannya bagi tamu maupun karyawan.
Selain itu, sekitar 70 persen komponen produk diproduksi secara lokal guna mendukung peningkatan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Dampak Lingkungan dan Efisiensi Biaya Penerapan prinsip eco-green di Swiss-Belhotel Bogor terbukti memberikan dampak nyata, baik terhadap kelestarian alam maupun efisiensi operasional hotel. Dalam hal efisiensi finansial, properti hotel ini mampu menghemat biaya operasional hingga 30 persen pada periode 2025–2026, dengan target efisiensi mencapai 40 persen hingga 60 persen pada tahun 2030.
Kemudian, kualitas air limbah hotel meningkat ke tingkat netral (pH 7), sehingga aman untuk didaur ulang dan tidak mencemari ekosistem sungai di sekitar Bogor. Sementara penggunaan botol kaca yang dapat diisi ulang (refill) telah menggantikan seluruh botol plastik kemasan di area hotel sejak awal 2025. Melalui komitmen ini, PT IKAI bersama Swiss-Belhotel Bogor mendorong standar baru di industri perhotelan nasional, membuktikan bahwa bisnis akomodasi mampu berkembang sejalan dengan menjaga daya dukung lingkungan.











