...
Berita Unggulan, Events & Berita

Dukung Energi Terbarukan, Pabrik Keramik di Tangerang Pasang PLTS

 

Bisnis.com, JAKARTA — PT Internusa Keramik Alamasri (INKA), produsen keramik merek Essenza, mulai memanfaatkan energi surya (PLTS) untuk memenuhi kebutuhan listrik di fasilitas produksinya di Jatiuwung, Tangerang. Pemanfaatan energi terbarukan tersebut dilakukan melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap yang dikerjakan bersama PT Xurya Daya Indonesia. Sistem PLTS yang terpasang memiliki kapasitas 668,16 kWp dengan 928 unit panel surya yang menempati area atap pabrik seluas 3.860 meter persegi. PLTS tersebut diperkirakan mampu memasok sekitar 20,77% dari total kebutuhan energi listrik harian pabrik dalam setahun. Penggunaan listrik dari energi surya juga diproyeksikan menekan emisi karbon hingga 727 ton CO₂ per tahun.

Besaran pengurangan emisi tersebut disebut setara dengan daya serap sekitar 5.000 pohon. Selain itu, penghematan emisi yang dihasilkan juga disebut setara dengan penggunaan listrik untuk mengisi daya sekitar 11.000 kendaraan listrik. “Kolaborasi ini merupakan wujud nyata transformasi keberlanjutan perseroan. Dari atap pabrik Essenza di Jatiuwung, kami memulai langkah memanfaatkan energi terbarukan untuk menjadi manufaktur keramik kebanggaan Indonesia yang semakin peduli lingkungan,” ujar Bapak Desra Firza Ghazfan, Presiden Direktur INKA.

“Pemasangan panel surya ini melengkapi berbagai inisiatif hijau di pabrik Essenza; seperti combined cycle, yang menggabungkan dua jenis turbin dalam satu proses untuk menghasilkan listrik secara sangat efisien. Selain itu, Essenza juga sedang mengoperasikan wastewater treatment dengan tujuan mengurangi penggunaan air,” tambah Pak Desra lagi. Chief Executive Officer INKA Irnantio Witoro Hadi mengatakan pemanfaatan energi terbarukan tersebut menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan energi bersih ke dalam kegiatan produksi. Sistem PLTS yang terpasang juga akan dipantau dan dirawat oleh Xurya.

Selain PLTS Atap, Essenza mengembangkan sejumlah langkah efisiensi dan pengelolaan lingkungan di fasilitas produksinya. Inisiatif tersebut mencakup penggunaan kembali material, peningkatan efisiensi fasilitas produksi hingga 50%, serta pengolahan limbah menjadi energi melalui konsep waste-to-energy. Pemanfaatan energi surya di pabrik juga menjadi salah satu langkah industri manufaktur dalam mengurangi ketergantungan terhadap listrik berbasis energi fosil sekaligus menekan emisi dari aktivitas produksi. INKA menyebut langkah tersebut sejalan dengan target Indonesia menuju Net Zero Emissions 2060. Bagi perusahaan, penggunaan PLTS Atap menjadi bagian dari strategi efisiensi energi operasional sekaligus pengembangan sistem produksi yang lebih rendah emisi. Essenza merupakan merek homogenous tile yang dipasarkan di Indonesia dan sejumlah negara internasional.

https://jakarta.bisnis.com/read/20261008/77/2010852/dukung-energi-terbarukan-pabrik-keramik-di-tangerang-pasang-plts